Program Unggulan

Pengembangan Kemampuan Multi Bahasa

Pergaulan umat manusia antar negara dan bangsa di dunia mengharuskan generasi kita mampu berkomunikasi dengan bahasa dunia (Inggris). Sementara bahasa Arab sangat penting bagi pemahaman dan pengembangan quran dan ilmu-ilmu keagamaan lainnya. Tentu sentuhan bahasa Jawa tidak akan ditinggalkan. Semua dikemas dengan praktis dalam rutinitas berbicara, mendengar, permainan di taman bahasa dalam kemasan menyenangkan.

Menanamkan Rasa Kebangsaan

Sejak dini mulai ditanamkan kecintaan terhadap nilai-nilai dasar kebangsaan dan keragaman kebudayaan Indonesia dengan berbagai metode yang tepat untuk usia pendidikan dasar. Implementasi kegiatannya melalui penataan kelas bernuansa daerah dan budaya Indonesia, pengenalan symbol-simbol kebangsaan, mengenal biografi tokoh-tokoh bangsa, serta peringatan hari besar nasional. AL-QURAN: Target hafalan minimal 3 juz selama 6 tahun belajar. Untuk kelas 1 diawali dengan menanamkan kecintaan pada Al-Quran dan menghafal surat-surat pendek dalam juz amma. Diterapkan dalam kelas secara rutin sebagai pembuka dan penutup pelajaran.

Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran menerapkan pendekatan pembelajaran active (active learning) selama 8 jam setiap harinya, kecuali kelas 1 dan kelas 2 hanya setengah hari. Karena itu, guru tidak hanya menjadi jembatan ilmu pengetahuan (transfer of knowledge) melainkan juga menjadi pendamping dalam menggali potensi kreatif anak dan mengolahnya dengan teknik-teknik yang menyenangkan. Untuk mendukung itu disediakan sarana yang memadahi seperti perangkat teknologi informasi, perpustakaan, tempat bermain, kelas menggunakan pendingin ruangan (AC), dan media belajar kreatif.

Kompetensi Lulusan

  1. Anak mampu membaca ayat alquran berdasarkan kaidah makhraj dan tajwid yang benar.
  2. Anak khatam Al-Quran 30 juz secara musyafahah (sorogan) di kelas 4
  3. Hafal quran maksimal 3 juz di kelas 6 dengan mengikuti program khusus (takhasus).
  4. Anak mampu berkomunikasi mengunakan bahasa asing (inggris dan arab) tingkat dasar dalam aktivitas belajar mengajar sesuai jenjang kelas
  5. Anak memiliki sifat kemandirian, toleransi, bekerjasama dan kemampuan memecahkan masalah (problem solving).
  6. Anak memiliki rasa cinta terhadap tanah air dan paham keragaman kebudayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia
  7. Meraih prestasi akademik terbaik sesuai kriteria ketuntasan minimal.